Senin, 16 Desember 2013

Regenerasi Rohis Ad Dakwah SMK Nusantara Palu



Sabtu dan Minggu tepat pada tanggal 14 – 15 Desember 2013 di ruang perkuliahan IAIN Dato Karamah, Rohis Ad Dakwah SMK Nusantara Palu, melakukan pelatihan kepemimpinan untuk menjaring kepengurusan tahun 2013/2014 sekaligus melakukan Musyawarah Besar (MUBES) mereka dalam rangka pelaporan pertanggungjawaban kepengurusan tahun 2012/2013 yang diketuai oleh Nesya Afrianti yang akrab disapa dengan Nesya. Digandengnya MY Club (Muslim Youth Club) Palu sebagai partner merupakan sebuah kebanggaan tersendiri buat saya sebagai bagian terkecil dari sebuah kepengurusan ini. Ini memberikan arti bahwa apa yang dibangun MYC (MY Club Palu) di sana telah membuahkan hasil karena kepercayaan adik-adik dari Ad Dakwah kepada kami (Baca: MY Club Palu) dalam bentuk kerja sama dalam kegiatan ini. Dan kepercayaan inilah yang selalu dijaga dan dipelihara agar tetap ada begitu pula dengan sekolah-sekolah bianaan yang lain yang menjadi bagian terpenting dari MYC.

Regenerasi atau pergantian kepemimpinan merupakan sebuah niscayaan yang harus terjadi dalam kehidupan karena itu menandakan sebuah tatanan kehidupan sedang berlangsung dalam sebuah kelompok atau negara. Pergantian kepemimpinan sangat erat kaitannya dengan pemuda karena pemuda merupakan agen perubahan dan cadangan masa depan dalam sebuah tatanan kehidupan.

Pemuda sebagai agen perubahan karena di tangan pemudalah berbagai perubahan terjadi, dari kemerdekaan bangsa pembangunan negara  hingga kemerosotan moral, adalah pemuda yang paling banyak memiliki peran. Pemuda dengan segenap potensinya bisa jadi peloporan perbaikan bangsa dan umat yang hebat tetapi bisa juga menjadi pelopor penghancuran bangsa dan umat yang dahsyat. Tinggal kita sendiri yang akan menentukan pilihan yang positif atau negatif baik atau buruk, taqwa atau jujur.

Sedangkan pemuda sebagai cadangan masa depan merupakan hal yang harus dipersiapkan oleh pemuda itu sendiri dan juga haruslah difasilitasi oelh para pemimpin masa lalu untuk mempersiapkan pemimpin dimasa depan sebuah kisah dari khalifah Harun Alrasyid dari pemerintahan kekhalifaan Abbasiyah, suatu ketika sang Khalifah mulai berpikir akan siapa yang akan melanjutkan kepemimpinannya dari kedua anaknya yakni Al Amin ataukah saudara dari Al Amin. Beliaupun sharing dengan istrinya terkait dengan kegundahannya tersebut “siapakah yang pantas melanjutkan kekhalifaan ini sepeninggalku nanti? Tanya sang Khalifah”. Istrinyapun menjawab “siapapun bisa karena mereka berdua adalah putramu”. Sang Khalifah menanggapi dengan sebuah pernyataan “ini bukan tentang siapa mereka akan tetapi ini masalah tanggungjawabku kepada Allah sebagai Khalifah tentang bagaimana aku mempersiapkan mareka sebagai penggantiku”.

Pada hari terakhir kegiatan Rohis Ad Dakwah terpilihlah Siti Nur Fadilah sebagai Ketua Rohis Ad Dakwah 2013/2014 yang baru setelah agenda sebelumnya laporan pertanggungjawaban pengurus tahun 2012/2013, pembahasan AD/ART dan yang terakhir adalah pemilihan ketua Rohis Ad Dakwah. Tentunya dalam sebuah organisasi dibutuhkan orang-orang yang memiliki komitmen yang kuat untuk membangun sebuah visi dan tentunya Siti Nur Fadilah dalam orasi pertamanya mengatakan bahwa ketika kepengurusan terbentuk agar saling mengerti atau tidak keras kepala dalam setiap individu kepengurusan haruslah dipahami oleh setiap pengurus nantinya. Berharap kepada Allah SWT agar mereka orang-orang yang berjalan dalam membela agama ini dikuatkan dan diberi keistiqomahan dalam menjalankan amanah yang ada dalam kepengurusan dan juga setelah kepengurusan.
Wallahu a’lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar