Sabtu
dan Minggu tepat pada tanggal 14 – 15 Desember 2013 di ruang perkuliahan IAIN
Dato Karamah, Rohis Ad Dakwah SMK Nusantara Palu, melakukan pelatihan
kepemimpinan untuk menjaring kepengurusan tahun 2013/2014 sekaligus melakukan
Musyawarah Besar (MUBES) mereka dalam rangka pelaporan pertanggungjawaban kepengurusan
tahun 2012/2013 yang diketuai oleh Nesya Afrianti yang akrab disapa dengan
Nesya. Digandengnya MY Club (Muslim Youth Club) Palu sebagai partner merupakan
sebuah kebanggaan tersendiri buat saya sebagai bagian terkecil dari sebuah
kepengurusan ini. Ini memberikan arti bahwa apa yang dibangun MYC (MY Club
Palu) di sana telah membuahkan hasil karena kepercayaan adik-adik dari Ad
Dakwah kepada kami (Baca: MY Club Palu) dalam bentuk kerja sama dalam kegiatan
ini. Dan kepercayaan inilah yang selalu dijaga dan dipelihara agar tetap ada
begitu pula dengan sekolah-sekolah bianaan yang lain yang menjadi bagian
terpenting dari MYC.
Regenerasi
atau pergantian kepemimpinan merupakan sebuah niscayaan yang harus terjadi
dalam kehidupan karena itu menandakan sebuah tatanan kehidupan sedang
berlangsung dalam sebuah kelompok atau negara. Pergantian kepemimpinan sangat
erat kaitannya dengan pemuda karena pemuda merupakan agen perubahan dan
cadangan masa depan dalam sebuah tatanan kehidupan.
Pemuda
sebagai agen perubahan karena di tangan pemudalah berbagai perubahan terjadi,
dari kemerdekaan bangsa pembangunan negara
hingga kemerosotan moral, adalah pemuda yang paling banyak memiliki
peran. Pemuda dengan segenap potensinya bisa jadi peloporan perbaikan bangsa
dan umat yang hebat tetapi bisa juga menjadi pelopor penghancuran bangsa dan
umat yang dahsyat. Tinggal kita sendiri yang akan menentukan pilihan yang
positif atau negatif baik atau buruk, taqwa atau jujur.
Sedangkan
pemuda sebagai cadangan masa depan merupakan hal yang harus dipersiapkan oleh
pemuda itu sendiri dan juga haruslah difasilitasi oelh para pemimpin masa lalu
untuk mempersiapkan pemimpin dimasa depan sebuah kisah dari khalifah Harun
Alrasyid dari pemerintahan kekhalifaan Abbasiyah, suatu ketika sang Khalifah
mulai berpikir akan siapa yang akan melanjutkan kepemimpinannya dari kedua
anaknya yakni Al Amin ataukah saudara dari Al Amin. Beliaupun sharing dengan istrinya terkait dengan
kegundahannya tersebut “siapakah yang pantas melanjutkan kekhalifaan ini
sepeninggalku nanti? Tanya sang Khalifah”. Istrinyapun menjawab “siapapun bisa
karena mereka berdua adalah putramu”. Sang Khalifah menanggapi dengan sebuah
pernyataan “ini bukan tentang siapa mereka akan tetapi ini masalah
tanggungjawabku kepada Allah sebagai Khalifah tentang bagaimana aku
mempersiapkan mareka sebagai penggantiku”.
Pada
hari terakhir kegiatan Rohis Ad Dakwah terpilihlah Siti Nur Fadilah sebagai
Ketua Rohis Ad Dakwah 2013/2014 yang baru setelah agenda sebelumnya laporan
pertanggungjawaban pengurus tahun 2012/2013, pembahasan AD/ART dan yang
terakhir adalah pemilihan ketua Rohis Ad Dakwah. Tentunya dalam sebuah
organisasi dibutuhkan orang-orang yang memiliki komitmen yang kuat untuk
membangun sebuah visi dan tentunya Siti Nur Fadilah dalam orasi pertamanya
mengatakan bahwa ketika kepengurusan terbentuk agar saling mengerti atau tidak
keras kepala dalam setiap individu kepengurusan haruslah dipahami oleh setiap pengurus
nantinya. Berharap kepada Allah SWT agar mereka orang-orang yang berjalan dalam
membela agama ini dikuatkan dan diberi keistiqomahan dalam menjalankan amanah
yang ada dalam kepengurusan dan juga setelah kepengurusan.
Wallahu
a’lam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar