Sabtu, 11 Februari 2012

Belum Ada Judul



Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Saya bingung ketika akan mencari awalan yang pas buat tulisan ini tapi saya akan mengawali ini dengan perkataan dari Syeikh ‘Aidh Abdullah al-Qarni yang berkata, “suatu masalah itu jika menyempit, maka tabiatnya ia jadi meluas. Jika tali ditarik keras-keras, ia akan terputus. Jika malam semakin gelap, pertanda akan muncul fajar. Itulah sunnah kehidupan yang sudah dan terus berlaku. Itulah hikmah yang pasti terjadi. Maka, relakanlah jiwamu untuk menerima kondisinya. Karena setelah kehausan pasti akan ada air. Setelah musim semi akan datang musim penghujan”.

Sebuah nasihat yang luar biasa bagi kita yang sering merasa sempit, tidak semangat dan juga murung karena hal yang kita harapkan kadang tidak sesuai dengan kenyataan ataupun tidak semangat karena hal-hal yang sering kita juga kadang tidak paham dari mana asalnya. Kesedihan akan itu semua sering menghinggapi kita semua terutama kita sebagai pemuda. Baik itu mengenai kuliah, jodoh, organisasi, keluarga, pekerjaan ataupun mengenai hubungan kekerabatan antar sesama.

Hal tersebut di atas memang sering menghinggapi kita sebagai manusia dan terkadang kita sendiri tidak jarang larut dalamnya nuansa hilangnya semangat untuk beraktivitas. Olehnya kita harus mempunyai teman-teman yang luar biasa untuk dapat membersamai aktivitas kita, bukan hanya disaat kita merasa bahagia. Tapi juga disaat kita merasa lelah dalam hal beraktivitas. Teman-teman yang luar biasa ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat komunikasi tapi juga mempunyai fungsi control dan kita harus sadari itu.

Memang tidaklah mudah mengatasi ini sendiri tetapi ini akan mudah jika kita tahu bahwa kita butuh sesuatu untuk dapat kembali keperforma awal kita. Yang kita harus sadari bahwa dari setiap masalah dan keadaan yang menghimpit kita, kita harus yakin bahwa cahaya kelapangan dan tercapainya tujuan kita pasti ada walaupun dengan cara yang berbeda.

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. (Al Insyirah: 5-8)