Sabtu, 09 November 2013

Treveler . . .



Fenomena yang menarik, ketika sebuah perjalanan dikembalikan keniat, seperti kata Yusuf Darmawan, perjalanan yang menempuh waktu yang lama hendaklah membawa sesuatu yang bermanfaat bagi yang lain, tidak hanya sekedar jalan dan pulang dan hanya sekedar meninggalkan sebuah kenangan akan sebuah momen tanpa manfaat berarti bagi masyarakat. Sekalipun ole-ole atau buah tangan disunnahkan dibawa pulang dari sebuah perjalanan guna diberikan kepada kerabat untuk mempererat tali persaudaran dan cinta. “Hendaknya kalian saling memberi hadiah, niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. Al Bukhari). Olehnya dalam membersamai sebuah aktivitas dalam hal ini adalah perjalanan hendaknya diiringi niat yang baik pula dan ditempuh dengan cara baik pula agar semua mencapai keridhaan Allah.

Berharap bahwa fenomena ini hanyalah dimiliki oleh segelintir bukan semua orang. Melakukan perjalanan memang merupakan hal yang menyenangkan sekaligus membawa kita kedunia baru yang belum kita kenal. Akan tetapi hendaknya ini bukan hanya perjalanan biasa yang hanya sekedar melampiaskan sebuah kesenangan pribadi, hendaknya sedari awal meniatkan dalam perjalanan ini menjadi bagian dari sebuah misi untuk menambah kualitas diri dalam memperkaya khazanah keilmuan kita dalam rangka memberi manfaat kepada orang lain. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

Membagi pengalaman hasil dari buah kerja keras perjalanan hendaklah dibarengi dengan usaha bagaimana buah dari ini semua dapat dinikmati orang lain melalui kerja nyata. Allah sudah tentu menciptakan bumi dan segala isinya untuk dapat kita nikmati dan tentunya syukuri, bukan dengan cara memperlihatkan kesombongan akibat dari kemampuan kita yang bisa melebihi orang lain ataupun dengan rasa puas telah mengunjungi suatu tempat yang berakhir dengan kesenangan bersifat semu dan berbagi dengan sesama dalam hal ini adalah memberi manfaat kepada yang lain merupakan salah satu bentuk kesyukuran kita kepada Allah.

Allah-lah yang menundukkan lautan untukmu supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya dengan seizin-Nya dan supaya kamu dapat mencari karunia -Nya dan mudah-mudahan kamu bersyukur. (QS. Al Jaatsiyah: 12)

Wallahu a’lam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar