Sejarah,
memang hal yang paling membosankan bagi sebagian kita sewaktu sekolah karena
banyak diantaranya dilakukan dengan bercerita depan kelas yang pada akhirnya
membuat ngantuk yang mendengarkan. #curhat kelakuan sendiri :D
Para
orang-orang shaleh terdahulu mengajarkan kita bahwa sesuatu yang tidak bisa
kita jangkau atau sesuatu yang sangat jauh dari kita adalah masa lalu. Pada
dasarnya sejarah merupakan suatu ilmu yang harus orang-orang di dunia ini
miliki dan pahami karena keberadaan sejarah amatlah penting dalam membangun
kehidupan yang lebih baik dari pada yang sebelumnya. Presiden pertama R.I.
(Republik Indonesia) Ir. Soekarno mengatakan bahwa “jangan sekali-kali
melupakan sejarah”. Malcolm-X seorang warga Negara Amerika dan juga seorang
aktivis muslim afro amerika mengatakan bahwa “history is a people’s memory, and without a memory, man is demoted to
the lower animals”.
Hal
ini menunjukkan bahwa sejarah merupakan informasi yang bisa kita jadi sebuah
acuan dalam bergerak untuk meraih cita-cita setinggi mungkin. Apakah anda tahu
seorang pejuang islam asal Turki benama Muhammad?, mungkin asing terdengar tapi
jika saya mengatakan Muhammad Al Fatih Bin Murad, mungkin kita semua tahu bahwa
beliau bersama 250.000 pasukannya dengan syahid sekitar 30.000 pasukan yang
mewujudkan dikuasainya Konstantinopel, yang mana beliau dan pasukkan mendapat
julukan sebaik-baik pemimpin dan sebaik-baik pasukan. Itu berdasarkan perkataan
Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ahmad bahwa sungguh Konstansinopel akan
ditaklukkan oleh kalian. Maka sebaik-baiknya pemimpin adalah pemimpinnya dan
sebaik-baik pasukan adalah pasukan yang menaklukkannya. Hal ini dapat terjadi
karena beliau memahami betul tentang sejarah percobaan penaklukkan benteng
Konstantinopel yang sering dilakukan selama berabad-abad lamanya yang dari
informasi tersebut beliau mengambil pelajaran untuk tidak melakukan cara yang
sama dalam penaklukannya.
Keengganan
kita dalam membaca sejarah tergambar dalam aktivitas kita sehari-hari, yang
mana keberadaan kita sebagai mayoritas muslim tidak berasa, terasa hanya ketika
hari-hari besar beragama selanjutnya larut dalam nuansa kenyamanan yang
disuguhkan dunia yang notabene hanya sementara ini. Banyak para ulama dan para
penggiat dakwah mengatakan bahwa kelemahan dari umat sekarang ini adalah banyak
dari kita meninggalkan Al Quran, ya memang itu benar adanya dan mungkin saja
banyak dari kita yang banyak membaca Al Quran tapi tidak mengambil pelajaran
darinya, kita harus pahami bahwa isi kandungan dari Al Quran dan Hadist merupakan
sejarah yang haruslah kita pahami dan kita jadikan sebuah pelajaran dalam
berkehidupan. Rasulullah diajarkan oleh Allah mengenai kisah kejadian baik itu
ilmu penciptaan manusia, kesehatan, peperangan, mengatasi konflik dalam
masyarakat itu berdasarkan sejarah masa lalu para Nabi dan Rasul Allah yang
telah tiada.
Fellix
Siaw, seorang motivator muslim mengatakan bahwa Kaum Muslim kehilangan
identitas diri karena kurangnya minat akan membaca biografi dan sejarah muslim
yang alhasil menjadikan membebek dan kehilangan kreativitas serta kepercayaan
kepada agaknya sendiri dan sangat mudah disetir oleh buku-buku dari dunia barat
yang bersifat melemahkan.
Maka Kami jadikan yang demikian
itu peringatan bagi orang-orang dimasa itu, dan bagi mereka yang datang kemudian,
serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa (Al Baqarah : 66).
Wallahu
a’lam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar