Kehidupan memang butuh pemaknaan yang
baik untuk menyikapi bagaimana hidup yang lebih baik itu. Terkadang kita
bertanya-tanya untuk apa sebenarnya aktivitas yang kita lakukan selama ini.
Kuliah, ikut organisasi, lulus kuliah, cari kerja ataupun membuka usaha,
menikah, punya anak, dan pada akhirnya semua akan menua seiring waktu yang
telah berjalan.
Kadang kita merasa bahwa kehidupan
begitu terasa sangat menyenangkan disaat kita memperoleh sesuatu yang membuat
hati ini menjadi senang, ketika kita memperoleh apa yang kita inginkan.
Tentunya sebagai manusia memang perasaan senang dan bahagia akan tampak. Akan
tetapi bagaimana sikap kita ketika kita menghadapi masa-masa sulit, Bagaimana
sikap dan perasaan kita ketika menemukan sesuatu yang tidak sesuai dengan
harapan dan angan-angan kita. Ataupun bagaimana ketika kita kehilangan sesuatu
yang kita sayangi dan kita cintai.
Tentunya jika ditanya secara pribadi
saya dan bahkan kita semua akan merasa sedih dan mungkin saja dalam
kesedihannya ada yang sampai menangis bercucuran air mata. Tak ayal bahkan
dalam kesedihan dan sikap ketidakterimaan ini ada yang sampai berkata-kata yang
sungguh sangat tidak menyenangkan dan menyalahkan yang lainnya ataupun diri
sendiri. Bahkan kadang ada yang langsung mengupdate status di FB (Facebook)
ataupun Twitter. Melalui itu semua mereka meluapkan kesedihan dan kekesalan
dalam kolom kecil untuk berkata-kata demi mencurahkan isi hati.
Dari permasalahan diatas memang sudah
menjadi fenomena umum bahwa setiap manusia akan dan tentunya pernah merasakan
hal demikian. Akan tetapi sungguh sangat baik dan bijak ketika kita mampu
mengolah kesedihan menjadi sebuah ketegaran dan kebahagian menjadi kebahagiaan
orang lain juga. Menjadikan kesedihan menjadi sebuah ketegaran memang terasa sangatlah
berat akan tetapi ketika kita mendapatkan sesuatu yang dapat membuat kita sedih
marilah kita memuhasabahi diri ini tentang hal-hal yang terjadi pada kita.
Semua yang terjadi pada kita sudah merupakan ketetapan ALLAH SWT akan tetapi
tinggal kitalah bagaimana memaknai kehidupan ini selayaknya muslim sejati.
Kita perlu ingat ALLAH SWT tidak akan
memberikan perkara yang melebihi keampuan hamba-hampanya. ALLAH SWT sudah
menetapkan porsi sesuai dengan kemampuan kita. Kita haruslah yakin bahwa
sesuatu yang telah pergi meninggalkan kita ataupun sesuatu yang tidak sesuai
dengan harapan kita itu adalah yang terbaik bagi kita dan tentunya
menghadapinya dengan kesabaran. Lantas bagaimana kita menyikapi ketika kita
merasakan kebahagiaan atau kesenangan. Hal yang terbaik adalah ketika kita
merasakan itu adalah dengan cara mengucapkan syukur (alhamdulillah)
tentunya dan alangkah lebih baiknya jika kita dapat membagi kebahagiaan itu
dengan orang lain. Karena hidup kita diperuntukan untuk membahagiakan orang
lain. Setelah itu biarkanlah ALLAH SWT membahagiakan kita dengan caranya.
Olehnya maknailah kehidupan kita
dengan menanamkan dalam benak kita bahwa kehidupan bagi setiap muslim adalah
sebuah ladang untuk melakukan hal-hal yang baik karena dengan begitu apapun
yang terjadi pada diri kita semua adalah yang terbaik dan tentunya adalah untuk
kebaikan bagi kita terlebih lagi untuk orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar